BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Dalam
menjalani kehidupan kita tidak terlepas dari yang namanya penyakit. Meskipun
sebagian orang menganggap dirinya sehat dan tidak pernah terserang penyakit, tetapi
perlu kita ketahui manusia hidup pasti pernah mengalami suatu penyakit. Entah
itu penyakit ringan maupun penyakit membahayakan yang disebabkan oleh mikroorganisme
yang ada disekitar kita. Salah satunya virus yang merupakan suatu organisme
aselular yang tidak memiliki organel. Virus tidak dapat berkembang biak
sendiri, ia membutuhkan sel mahluk hidup lain yang akan dijadikan sebagai inangnya.
Itulah mengapa suatu mahluk hidup khususnya manusia dapat mengalami suatu
penyakit. Virus bukanlah suatu hal yang harus kita takuti, tetapi harus kita
perangi. Disamping itu virus juga membawa peranan penting dalam suatu
penelitian seperti menggunakan virus sebagai vektor untuk memperkenalkan gen ke
dalam sel yang mereka pelajari. Akan tetapi, banyak juga kerugian yang dialami
oleh mahluk hidup karena virus; seperti virus menginfeksi semua kehidupan
seluler. Meskipun virus terjadi secara universal, masing-masing spesies selular
memiliki jangkauan spesifik sendiri yang sering menginfeksi spesies. Virus juga memiliki mekanisme yang
berbeda dengan yang mereka hasilkan penyakit pada organisme, yang sebagian
besar tergantung pada spesies virus. Dalam hal ini berbagai masalah dan peranan
virus cukup banyak didalam konteks kehidupan dan itu semua akan saya bahas di
dalam makalah ini.
B.
Rumusan
Masalah
Berdasarkan latar
belakang masalah maka saya akan membahas mengenai virus, diantaranya :
1.
Sejarah virus
2.
Definisi virus
3.
Klasifikasi virus
4.
Peranan virus
5.
Penyakit akibat virus
6.
Struktur virus
7.
Perkembang biakan virus
8.
Dan cara pencegahan
Virus
mengandung beberapa peranan yang dapat merugikan dan sedikit menguntungkan bagi
ilmuan. Banyak definisi - definisi dari virus, dan penyakit akibat yang
ditimbulkan oleh virus, sebenarnya dalam menghadapi perlawanan terhadap virus
tidak bisa secara kompleks. Sebab virus adalah mikroorganisme yang tidak bisa
di lihat dengan mata telanjang. Jadi disini peranan virus sangat begitu banyak.
C.
Uraian
Singkat
Bahwa untuk menangani sebuah virus kita
tidak dapat secara mudah untuk melawannya dengan waktu singkat. Namun, kita
dapat mencegahnya supaya virus virus tersebut tidak menyerang dan masuk dalam
tubuh kita. Ada juga virus yang dapat bermanfaat, tetapi hanya sebagian kecil
saja.
D.
Tujuan
1. Mampu
mengetahui dan mengerti peranan virus, baik manfaat atau ancaman.
2. Mampu
mengetahui tentang virus herpes yang meliputi gejala, penularan dan
penanganan adanya virus herpes.
E.
Manfaat
Bisa
membedakan klasifikasi dan fungsi dari tiap tiap virus.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian
Virus
Virus adalah parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Virus bersifat parasit obligat,
hal tersebut disebabkan karena virus hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup dengan menginvasi dan
memanfaatkan sel makhluk hidup karena virus tidak memiliki perlengkapan selular
untuk bereproduksi sendiri. Biasanya virus mengandung sejumlah kecil asam nukleat (DNA atau RNA, tetapi tidak kombinasi keduanya) yang diselubungi
semacam bahan pelindung yang terdiri atas protein, lipid, glikoprotein, atau kombinasi ketiganya. Genom virus akan diekspresikan menjadi baik protein yang
digunakan untuk memuat bahan genetik maupun protein yang dibutuhkan dalam daur
hidupnya.
B. Sejarah Penemuan Virus
Adolf meyer
(Jerman) pada tahun 1883 menyelidiki penyakit yang menyebabkan daun tembakau
berbintik-bintik kuning. Ia berkesimpulan bahwa penyebabnya adalah organisme
yang lebih kecil dari bakteri.
Pada tahun
1893, Dimitri Ivanowsky (Rusia) melakukan penyelidikan yang sama dengan cara
menyaring ekstrak dari tumbuhan tembakau yang terkena penyakit dengan
menggunakan saringan bakteri. Akan tetapi, begitu hasil saringan disuntikkan ke
pohon yang sehat, ternyata pohon tersebut terjangkit penyakit mosaik. Namun
demikian, Ivanowsky tetap berkesimpulan bahwa organisme penyebab penyakit
tersebut adalah bakteri patogen yang berukuran lebih kecil dari ukuran bakteri
biasa dan meghasilkan racun.
Pada tahun
1897, M.W. Beijerinck melakukan penyelidikan lebih lanjut pada daun tembakau.
Ia berkesimpulan bahwa organisme penyebab penyakit tersebut berukuran lebih
kecil dari bakteri dan hanya berkembang biak di dalam tubuh mahluk hidup.
Wendell stanley (Amerika Serikat) pada tahun
1935 telah berhasil mengkristalkan organisme patogen dari daun tembakau.
Organisme tersebut kemudian diberi nama TMV (tobacco mosaic virus). Ia juga
menunjukkan bahwa virus mengandung protein dan asam nukleat.
Virus telah
menginfeksi sejak jaman sebelum masehi, hal tersebut terbukti dengan adanya
beberapa penemuan-penemuan yaitu laporan mengenai infeksi virus dalam hieroglyph
di Memphis, ibu kota Mesir kuno (1400SM) yang menunjukkan adana penyakit poliomyelitis, selain
itu, Raja Firaun Ramses V meninggal
pada tahun 1196 SM dan dipercaya meninggal karena terserang virus Smallpox.
Pada jaman
sebelum masehi, virus endemik yang cukup terkenal adalah virus Smallpox yang
menyerang masyarakat cina pada tahun 1000. Akan tetapi pada tahun 1798 , Edward Jenner menemukan bahwa beberapa pemerah
susu memiliki kekebalan terhadap virus pox. Hal tersebut diduga karena Virus
Pox yang terdapat pada sapi, melindungi manusia dari Pox. Penemuan tersebut
yang dipahami kemudian merupakan pelopor penggunaan vaksin.
Pada tahun 1880, Louis Pasteur dan Robert Koch mengemukakan
suatu germ theory yaitu bahwa mikroorganisme merupakan penyebab penyakit. Pada
saat itu juga terkenal Postulat Koch yang sangat
terkenal hingga saat ini yaitu:
1.
Agen penyakit harus ada di dalam
setiap kasus penyakit
2.
Agen harus bisa diisolasi dari inang
dan bisa ditumbuhkan secara in vitro
3.
Ketika kultur agen muri
diinokulasikan ke dalam sel inang sehat yang rentan maka ia bisa menimbulkan
penyakit
4.
Agen yang sama bisa di ambil dan
diisolasi kembali dari inang yang terinfeksi tersebut
C.
Klasifikasi
Virus
Klasifikasi
dan penamaan virus telah dirintis sejak 1966 oleh International Commitee on
Taxonomy of Viruses (ICTV) dan terpisah dari klasifikasi makhluk hidup.
Taksonomi virus terdiri atas empat tingkat, yaitu ordo, famili, genus, dan
spesies. Taksonomi adalah ilmu klasifikasi makhluk hidup, mengelompokkannya
secara berurut sesuai dengan derajat persamaan dan perbedaan antara mereka,
lalu memberinya nama ilmiah.
Berikut
contoh klasifikasi virus ebola berdasarkan ICTV:
a.
Ordo : Mononegavirales
b.
Famili : Filoviridae
c.
Genus : Filovirus
d.
Spesies : Ebola virus zaire
Sebagian
ahli mengelompokkan virus berdasarkan jenis asam nukleat yang dimilikinya.
Berikut adalah pengelompokan virus berdasarkan asam nukleat yang dimilikinya.
Gambar 1. a. Ribovirus
b. Deoksiribovirus
1.
Ribovirus, yaitu virus yang asam
nukleatnya berupa
RNA (Gambar (a))
Contoh virus yang termasuk kelompok
ribovirus adalah:
1)
virus toga (penyebab demam kuning
dan ensefalitis)
2)
virus arena (penyebab meningitis)
3)
virus picorna (penyebab polio)
4)
virus orthomyxo (penyebab influenza)
5)
virus paramyxo (penyebab pes pada
ternak);
6)
virus rhabdo (penyebab rabies);
7)
virus hepatitis (penyebab hepatitis
pada manusia);
8)
retrovirus (dapat menyebabkan AIDS).
2. Deoksiribovirus
, yaitu virus yang asam nukleatnya berupa DNA (Gambar di atas (b))
Contoh virus jenis deoksiribovirus
adalah:
1)
virus herpes (penyebab herpes)
2)
virus pox (penyebab kanker seperti
leukemia dan limfoma, ada pula yang menyebabkan AIDS)
3)
virus mozaik (penyebab bercak-bercak
pada daun tembakau)
4)
virus papova (penyebab kutil pada
manusia/papiloma).
D. Peranan Virus Dalam Kehidupan
Manusia
Pada
umumnya, virus dapat menyebabkan penyakit baik pada manusia, hewan, maupun
tumbuhan. Selain itu, virus juga memiliki manfaat bagi manusia. Manfaat virus
sebagai berikut.
1.
Manfaat
Virus bagi Manusia
Salah satu manfaat virus bagi
manusia adalah adanya vaksin yang dapat mencegah suatu penyakit. Ilmuwan
membuat vaksin dari virus yang dilemahkan atau virus yang tidak aktif. Vaksin
berasal dari virus yang dilemahkan. Vaksin tersebut disuntikkan ke tubuh
manusia dan menyebabkan tubuh memproduksi antibodi atau zat lain yang
membuat tubuh kebal (tahan) terhadap virus. Vaksin yang dibuat dari virus hidup
dibuat oleh ahli virus dengan seleksi yang teliti. Vaksin tersebut merangsang
pembentukan sistem kekebalan tubuh dan tidak membahayakan tubuh. Selain itu,
virus dapat digunakan untuk membasmi hama secara biologis. Pada waktu yang akan
datang, bakteriofage diharapkan dapat dikembangkan menjadi obat untuk membunuh
bakteri yang menimbulkan penyakit secara spesifik.
2.
Sifat
Merugikan Virus bagi Manusia
Dari uraian sebelumnya, diketahui
bahwa kebanyakan virus dapat menimbulkan berbagai jenis penyakit dan dapat
menimbulkan herpes. Penyakit yang disebabkan oleh virus dapat juga menimbulkan
cacat fisik atau kematian karena banyak yang belum diketahui cara
pengobatannya. Selain menyerang manusia, virus juga menyerang tumbuhan dan
hewan. Pada gilirannya, dapat memberikan kerugian pada manusia.
E. Virus yang
Menyerang Manusia
Seperti
halnya pada hewan, penyakit pada manusia pun banyak yang disebabkan oleh
virus. Penularan oleh virus ini
dapat melalui berbagai cara, antara lain melalui udara, kontak badan dan
melalui air. Salah satu virus yang penularannya melalui udara yaitu virus
herpes.
F. Virus Herpes
1.
Penyakit
herpes
Penyakit
herpes adalah radang kulit yang ditandai dengan pembentukan gelembung gelembung
berkelompok. Gelembung gelembung ini berisi air pada dasar peradangan. Professor george kinghom,
genitourinary, medicine consultant di royal hallamshire hospital mengatakan
bahwa semua orang dewasa berpotensi untuk terinfeksi virus herpes, ada yang
disertai dengan beberapa gejala dan ada juga tanpa menunjukkan gejala.
Berbicara tentang penyakit herpes
tak terlepas dari virus yang merupakan mahluk setengah hidup dan berkembang
biak dari bahan bahan sel mahluk hidup lainnya. Untuk menghindari serbuan dari
sistem kekebalan tubuh, dia akan masuk keserabut syaraf dan membuat dirinya
dalam keadaan tidak aktif. Akibatnya sistem kekebalan tubuh akan suli untuk mendeteksinya.
Meski ada obatnya akan tetapi akan
sulit untuk menyembuhkannya karena herpes berpotensi mengalami reaktivasi
(kembali membelah). Terdapat beberapa kondisi yang bisa memicu terjadinya
reaktivasi herpes diantaranya adalah : stress, kelelahan yang berlebihan dan
menstrulasi. Penyakit herpes pun sangat bervariasi. Bila dalam keadaan akut bisa
menyebabkan perasaan kulit sangat nyeri dan terbakar atau sebaliknya pasien
tidak tahu sama sekali bila dirinya telah terjangkit virus herpes karena dalam
beberapa kondisi bersifat silent.
Penyakit herpes simpleks dapat
muncul dalam berbagai cara sehingga cara
terbaik untuk memastikan jika seseorang menderita penyakit herpes maka dapat
melakukan sebuah test yang test TORCH (Toxoplasma, rubella, cytomegalovirus,
dan herpes simpleks tipe 2) atau dengan mendatangi klinik untuk kesehatan
sexual dengan melakukan test laboratorium dari sampel darah karena jika
seseorang telah terinfeksi dengan mikroorganisme tertentu maka didalam darah
akan terdapat antibodi dimana memiliki kemampuan untuk mendeteksi antigen asing
yang berasal dari mikroorganisme sehinggan dengan menjalani tes laboratorium
tersebut seseorang dapat mengetahui jenis herpes apa yang dialami.
2.
Test Penyakit Herpes
Herpes test dilakukan untuk menemukan virus
herpes yang disebut Herpes Simplex Virus (HSV). HSV 2 ini juga
bisa menginfeksi bayi yang baru lahir jika dia dilahirkan secara normal dari
ibu penderita herpes. Virus ini juga sesekali muncul di mulut. Dalam kasus yang
langka, HSV dapat menimbulkan infeksi di bagian tubuh lainnya seperti di mata
dan otak.
Test HSV sebagian besar dilakukan
hanya untuk mereka yang menderita HSV-2. Untuk mengetahui apakah luka yang
diderita akibat HSV, maka tes yang lain perlu dilakukan. Cara ini adalah cara
yang paling populer ditempuh untuk menemukan jenis virus herpes genital.
Tes ini menemukan tanda-tanda pada
permukaan sel yang terinfeksi oleh virus herpes.Tes ini dilakukan bersamaan dengan
tes kultur jaringan. Tes ini bisa mengungkap perbedaan antara HSV-1 dan HSV-2.
Dalam kasus yang langka, herpes ini juga menginfeksi jaringan otak.
Tes antibodi, tes darah dapat
menemukan antibodi yang berasal dari sistem kekebalan tubuh untuk menghajar
infeksi penyakit herpes. Gejala ini datang dan pergi untuk
beberapa waktu. Saat ini FDA sudah meluncurkan obat yang aman digunakan.
3.
Cara Menghindari Penyakit Herpes
Untuk menghindari terjangkitnya penyakit
herpes maka
sebaiknya anda melakukan beberapa hal berikut:
a.
Menjaga kebersihan organ genetalia atau alat kelamin pria
dan wanita
b.
Melakukan vaksinasi/imunisasi. Pada anak sehat usia 1 – 12
tahundiberikan satu kali. Imunisasi dapat diberikan satu kali lagi pada masa
pubertas untuk memantapkan kekebalan menjadi 60 persen – 80 persen. Setelah
itu, untuk menyempurnakannya, berikan imunisasi sekali lagi saat dewasa.
Kekebalan yang didapat ini bisa bertahan sampai 10 tahun
c.
gunakan jarum suntik yang baru jika anda sdang dalam proses
yang mengharuskan menggunakan jarum suntik
d.
Hindari kontak langsung dengan penderita PMS
e.
Hindari sex bebas atau bergonta-ganti pasangan
4.
Macam-macam Penyakit Herpes
Penyakit
Cacar atau yang disebut sebagai 'Herpes' oleh kalangan medis adalah penyakit
radang kulit yang ditandai dengan pembentukan gelembung-gelembung berisi air
secara berkelompok. Penyakit Cacar atau Herpes ini ada 2 macam golongan, Herpes
Genetalis dan Herpes Zoster.
Herpes Genetalis adalah infeksi atau peradangan
(gelembung lecet) pada kulit terutama dibagian kelamin (vagina, penis, termasuk
dipintu dubur/anus serta pantat dan pangkal paha/selangkangan) yang disebabkan
virus herpes simplex (VHS), Sedangkan Herpes Zoster atau dengan nama lain
'shingles' adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh virus varicella-zoster
yang menimbulkan gelembung cairan hampir pada bagian seluruh tubuh.
Herpes zoster juga dikatakan penyakit infeksi
pada kulit yang merupakan lanjutan dari pada chickenpox (cacar air)
karena virus yang menyerang adalah sama, Hanya terdapat perbedaan dengan cacar
air. Herpes zoster memiliki ciri cacar gelembung yang lebih besar dan
berkelompok pada bagian tertentu di badan, bisa di bagian punggung, dahi atau
dada.
a.1.
Cara Penularan Penyakit Cacar (Herpes)
Secara umum, seluruh jenis penyakit herpes
dapat menular melalui kontak langsung. Namun pada herpes zoster, seperti yang
terjadi pada penyakit cacar (chickenpox), proses penularan bisa melalui bersin,
batuk, pakaian yang tercemar dan sentuhan ke atas gelembung/lepuh yang pecah.
Pada penyakit Herpes Genitalis (genetalia), penularan terjadi melalui prilaku
sex. Sehingga penyakit Herpes genetalis ini kadang diderita dibagian mulut
akibat oral sex. Gejalanya akan timbul dalam masa 7-21 hari setelah seseorang
mengalami kontak (terserang) virus varicella-zoster.
Seseorang
yang pernah mengalami cacar air dan kemudian sembuh, sebenarnya virus tidak
100% hilang dari dalam tubuhnya, melainkan bersembunyi di dalam sel ganglion
dorsalis sistem saraf sensoris penderita. Ketika daya tahan tubuh (Immun)
melemah, virus akan kembali menyerang dalam bentuk Herpes zoster dimana gejala
yang ditimbulkan sama dengan penyakit cacar air (chickenpox). Bagi seseorang
yang belum pernah mengalami cacar air, apabila terserang virus varicella-zoster
maka tidak langsung mengalami penyakit herpes zoster akan tetapi mengalami
cacar air terlebih dahulu.
a.2. Tanda dan Gejala Penyakit Cacar
(Herpes)
Tanda dan gejala yang timbul akibat
serangan virus herpes secara umum adalah demam, menggigil, sesak napas, nyeri
dipersendian atau pegal di satu bagian rubuh, munculnya bintik kemerahan pada
kulit yang akhirnya membentuk sebuah gelembung cair. Keluhan lain yang kadang
dirasakan penderita adalah sakit perut.
a.3. Penanganan dan Pengobatan
Penyakit Cacar (Herpes)
Pada
penderita penyakit cacar hal yang terpenting adalah menjaga gelembung cairan
tidak pecah agar tidak meninggalkan bekas dan menjadi jalan masuk bagi kuman
lain (infeksi sekunder), antara lain dengan pemberian bedak talek yang
membantu melicinkan kulit. Penderita apabila tidak tahan dengan kondisi hawa
dingin dianjurkan untuk tidak mandi, karena bisa menimbulkan shock.
Obat-obatan
yang diberikan pada penderita penyakit cacar ditujukan untuk mengurangi keluhan
gejala yang ada seperti nyeri dan demam, misalnya diberikan paracetamol.
Pemberian Acyclovir tablet (Desciclovir, famciclovir, valacyclovir, dan
penciclovir) sebagai antiviral bertujuan untuk mengurangi demam, nyeri,
komplikasi serta melindungi seseorang dari ketidakmampuan daya tahan tubuh
melawan virus herpes. Sebaiknya pemberian obat Acyclovir saat timbulnya rasa
nyeri atau rasa panas membakar pada kulit, tidak perlu menunggu munculnya
gelembung cairan (blisters).
Pada
kondisi serius dimana daya tahan tubuh sesorang sangat lemah, penderita
penyakit cacar (herpes) sebaiknya mendapatkan pengobatan terapy infus (IV)
Acyclovir. Sebagai upaya pencegahan sebaiknya seseorang mendapatkan imunisasi
vaksin varisela zoster. Pada anak sehat usia 1 - 12 tahun diberikan satu kali.
Imunasasi dapat diberikan satu kali lagi pada masa pubertas untuk memantapkan
kekebalan menjadi 60% - 80%. Setelah itu, untuk menyempurnakannya, berikan
imunisasi sekali lagi saat dewasa. Kekebalan yang didapat ini bisa bertahan
sampai 10 tahun.
b. Herpes
Mulut
Infeksi
Herpes Mulut Primer (Gingivostomatitis Herpetik Primer, Herpes Labialis) adalah
suatu infeksi awal oleh virus herpes simpleks yang dengan segera bisa
menyebabkan terbentuknya luka yang terasa nyeri di gusi dan bagian mulut
lainnya. Herpes Sekunder (Herpes Labialis Berulang) adalah suatu reaktivasi
(pengaktivan kembali) virus lokal yang menyebabkan terbentuknya cold sore (luka
di dekat mulut akibat demam). Ini semua karena disebabkan oleh virus herpes
simpleks.
b.1.
Gejala Herpes Mulut
Secara khusus, seorang bayi mendapatkan
virus herpes simpleks dari orang dewasa yang memiliki cold sore. Infeksi awal
pada bayi ini (herpes primer) menyebabkan peradangan gusi biasa dan sakit mulut
yang luar biasa. Bisa terjadi demam, pembengkakan kelenjar getah bening di
leher dan tidak enak badan; sehingga anak menjadi rewel.
Sebagian besar kasus bersifat ringan dan
menghilang dengan sendirinya. Orang tua seringkali menduganya sebagai akibat
dari pertumbuhan gigi atau penyakit lainnya.
Dalam 2-3 hari, timbul lepuhan yang
sangat kecil (vesikel) di mulut. Vesikel ini mungkin tidak disadari karena
mereka segera pecah dan meninggalkan luka terbuka di mulut. Rasa sakit
dirasakan di seluruh mulut, terutama gusi. Seminggu kemudian anak akan membaik,
tetapi virus herpes simpleks tetap berada dalam tubuhnya, dan infeksi sering
berulang di kemudian hari (herpes sekunder). Infeksi awal menyebabkan sakit
yang menyebar di mulut, tetapi infeksi ulangan biasanya menyebabkan timbulnya
cold sore (fever blister, lepuhan yang timbul karena demam). Infeksi ulangan
biasanya dipicu oleh:
Ø Sengatan
matahari pada bibir
Ø Demam
Ø Cuaca
dingin
Ø Alergi
makanan
Ø Cedera
di mulut
Ø Pengobatan
gigi
Ø Kecemasan
1-2
hari sebelum timbulnya lepuhan, penderita merasakan kesemutan atau rasa tidak
nyaman (gejala prodroma) pada daerah dimana lepuhan akan muncul. Perasaan ini
sulit untuk diungkapkan, tetapi mudah dikenali pada seseorang yang sebelumnya
menderita herpes.
Luka
terbuka bisa timbul di bibir bagian luar dan kemudian terbentuk keropeng. Di
dalam mulut, luka ini paling sering ditemukan di langit-langit (palatum). Luka
di mulut berawal sebagai lepuhan-lepuhan kecil yang dengan segera akan
bergabung dan membentuk luka merah yang menimbulkan nyeri.
Pada
sebagian besar penderita, infeksi ulangan dari herpes simpleks labialis mungkin
hanya menimbulkan sedikit gangguan nyeri, tetapi hal ini bisa berakibat fatal
pada:
Ø Penderita
kelainan sistem kekebalan (misalnya AIDS)
Ø Penderita
yang menjalani kemoterapi
Ø Penderita
yang menjalani terapi penyinaran
Ø Penderita
yang menjalani pencangkokan sumsum tulang.
Pada orang-orang tersebut, luka terbuka di mulut yang berukuran besar bisa mengganggu makan dan penyebaran virus ke otak bisa berakibat fatal.
Pada orang-orang tersebut, luka terbuka di mulut yang berukuran besar bisa mengganggu makan dan penyebaran virus ke otak bisa berakibat fatal.
b.2. Diagnosa Herpes Mulut
Diagnosis
ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan fisik dan hasil biakan dari luka.
Pemeriksaan fisik juga bisa menunjukkan adanya pembesaran kelenjar getah bening
di leher atau selangkangan. Tes Tzanck atau biakan virus dari luka di kulit
bisa menunjukkan adanya virus herpes.
b.3. Pengobatan Herpes Mulut
Tujuan
pengobatan pada herpes primer adalah untuk mengurangi rasa sakit, sehingga
penderita bisa tidur, makan dan minum secara normal. Rasa nyeri bisa menyebabkan
anak tidak mau makan dan tidak mau minum; bila disertai demam, hal ini bisa
dengan segera menyebabkan dehidrasi (kekurangan cairan tubuh). Karena itu anak
yang sakit harus minum cairan sebanyak mungkin.
Untuk
mengurangi nyeri pada penderita dewasa atau anak yang lebih besar, bisa
digunakan obat kumur anestetik (misalnya lidokain). Atau bisa juga digunakan
obat kumur yang mengandung baking soda. Pengobatan pada herpes sekunder akan
efektif bila dilakukan sebelum munculnya luka, yaitu segera setelah penderita
mengalami gejala prodroma. Mengkonsumsi vitamin C selama masa prodroma bisa mempercepat
hilangnya cold sore.
Melindungi
bibir dari sinar matahari secara kangsung dengan menggunakan topi lebar atau
dengan mengoleskan balsam bibir yang mengandung tabir surya, bisa mengurangi
kemungkinan timbulnya cold sore. Sebaiknya penderita juga menghindari kegiatan
dan makanan yang bisa memicu terjadinya infeksi ulangan. Penderita yang sering
mengalami infeksi ulangan bisa mengkonsumsi lisin.
Salep
asiklovir bisa mengurangi beratnya serangan dan menghilangkan cold sore lebih
cepat. Balsam bibir seperti jelly petroleum dapat menghindari bibir pecah-pecah
dan mengurangi resiko tersebarnya virus ke daerah di sekitarnya.
Untuk
mencegah terjadinya infeksi oleh bakteri, maka antibiotik diberikan kepada
penderita dewasa yang memiliki luka hebat. Untuk kasus-kasus yang berat dan
untuk penderita yang memiliki kelainan sistem kekebalan, bisa diberikan kapsul
asiklovir.Kortikosteroid tidak digunakan untuk mengobati herpes simpleks karena
bisa menyebabkan perluasan infeksi.
b.4. Pencegahan Herpes
Mulut
Tindakan
berikut bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya herpes labialis:
a)
Menghindari kontak
langsung dengan cold sore atau luka herpes lainnya.
b)
Memperkecil kemungkinan
terjadinya penularan secara tidak langsung dengan cara mencuci benda-benda yang
telah digunakan oleh penderita dengan air panas (lebih baik direbus)
c)
Tidak memakai benda
bersama-sama dengan penderita herpes, terutama ketika lukanya sedang aktif
d) Menghindari
faktor pencetus (misalnya sinar matahari).
c. Herpes
Kelamin
Herpes kelamin adalah penyakit kelamin
yang disebabkan oleh virud herpes simpleks, herpes virus hominis, ada dua macam
galur virus ini yang berkerabat dekat, dinamakan tipe 1 dan tipe 2. Tipe 1 dikenal
sebagai penyebab lepuh demam dibibir. Tipe 2 menyerang alat kelamin.
Infeksi kelamin oleh herpes yang pertama
atau primer ditularkan lewat hubungan kelamin. Setelah masa inkubasi selama 10
hari sampai 20 hari, situs yang terserang terasa gatal atau panas dan
terbentuklah lepuh. Lepuh ini terdapat pada batang pelir, bibir, alat kelamin
wanita, vagina, dan bagian-bagian kontak lainnya. Lepuh itu segera pecah dan
meninggalkan borok dangkal yang terasa pedih. Sindrom klinisnya meliputi demam
dan infeksi tubuh umum lainnya. Lepuh biasanya sembuh sendiri dalam waktu 10
sampai 14 hari.
Walaupun demikian, gejala-gejala herpes
kelamin primer dapat kambuh kembali tanpa adanya hubungan kelamin, frekuensi
kambuhnya infeksi herpes berfariasi untuk periode waktu tak tentu, infeksi ini
cenderung lebih melumpuhkan dibandingkan dengan infeksi primer.
Komplikasi herpes kelamin yang paling
berbahaya ialah infeksi pada bayi yang baru lahir selama proses persalinan.
Pada umunya infeksi pada bayi sangat berbahaya dan bahkan dapat mematikan.
Adapun yang bertahan hidup mungkin hanya menderita kerusakan pada sistem saraf
pusat atau mata. Jika seorang ibu menderita herpes kelamin pada waktu
melahirkan, pembedahan perut untuk melahirkan anaknya dapat mempengaruhi
kemungkinan infeksi neonatal.
Telah dipertunjukkan adanya hubungan
antara infeksi herpes kelamin dan kanker leher rahim, walaupun belum dibuktikan
bahwa kanker itu disebabkan oleh virus herpes. Telah diperkirakan bahwa ada 300.000
kasus baru herpes kelamin setiap tahunnya diamerika serikat.
Penyakit Herpes Pada Kelamin gejalanya ditandai
munculnya gelembung kecil berisi air, berkelompok,nyeri, dan pegal.
Penyebabnya adalah virus.
Ada
2 macam herpes :
1.
Herpes zoster,
penyebabnya virus varisela zaoster. Virus ini dikenal sebagai
penyebab cacar air.
Lokasi herpes jenis ini pada bagian tubuh tertentu dan
Sebelah
saja. Dapat timbul pada kelamin, yang disebabkan penderita pernah terkena cacar
air sebelumnya.
2.
Herpes
simplek, disebabkan virus simplek, kalau tanpa mendapat pengobatan
biasanya
menjadi sering
kambuh
kambuhan. Timbul bisanya pada kondisi tubuh lemah akibat stres
emosi,
kelelahan, kurang tidur, kurang makanan bergizi.
Semua
penyekit herpes bersifat menular. Untuk herpes pada kelamin
penularannya
terutama melalui hubungan seksual, dan bisa dengan sentuhan
atau
air di wc yang mengandung virus. Oleh karena itu apabila ke wc terutama
wc
umum siram sampai bersih baru digunakan.
Penderita
herpes dalam kondisi hamil, apabila terjadi pada awal masa
kehamilan
( sebelum 4 bulan ) maka kemungkinan bayi yang dikandung akan
mengalami
cacat atau keguguran, sedang penyakit herpes yang diketahui
munculnya
pada saat menjelang kelahiran, kemungkinan dapat menular pada
bayi
yang dilahirkan.
Penyakit
herpes begitu muncul harus segera dikonsultasikan kepada dokter dan minum obat
yang diberikan sebelum 36 jam sejak munculnya gelembung yang pertama.
Pengobatan yang dilakukan setelah 36 jam sejak timbulnya gelembung pertama
tidak akan efektif, karena virus sudah tidak berada dalam darah, tetapi sdudah
bersembunyi dalam sel kulit, dan tidak terjangkau efek obat. Penderita
herpes disarankan :
1.
Tidak melakukan
hubungan suami isteri saat sedang terkena atau kambuh
herpes.
2. Agar
tidak kambuh harus mencegah stres emosional. fisik, jangan kelelahan.
3. olah
raga teratur dan istirahat yang cukup.
5.
Obat Tradisional Untuk Penyakit
Herpes
Obat
tradisional tersebut ada di sekitar kita. Gratis dan sangat mudah diperoleh,
Obat penyakit herpes tradisional bernama daun sangjo.

Gambar 2. Daun
Sangjo Obat Penyakit Herpes
Penggunaannya tumbuk saja daun sangjo sampai halus
kemudian oleskan pada bagian yang terserang herpes.
6.
Perawatan dan Obat Modern
Bagaimana
Herpes Diobati? Perawatan setempat untuk herpes zoster sebaiknya termasuk
membersihkan lukanya dengan air garam dan menjaganya tetap kering. Gentian
violet dapat dioleskan pada luka. Pengobatan baku untuk herpes simpleks adalah
asiklovir dalam bentuk pil dua kali sehari. Ada versi asiklovir lain dengan
nama valasiklovir. Valasiklovir dapat diminum sekali sehari, tetapi harganya
jauh lebih mahal dibandingkan asiklovir.
Obat baru
sedang di uji coba. Uji coba fase II terhadap ME609 dari Medivir untuk herpes
mulut hampir selesai. PCL016 dari Novactyl untuk herpes oral dan kelamin sedang
dalam uji coba fase II. Obat ini tidak benar bisa menyembuhkan infeks herpes
simpleks hanya sedikit virus dapat
diberantas dari tubuh kita oleh obat. Namun obat ini dapat mengurangi lama dan
parahnya jangkitan yang terjadi. Dokter mungkin meresepkan terapi “maintenance”
terapi antiherpes harian untuk orang dengan HIV yang mengalami HSV kambuhan.
Terapi ini dapat mencegah sebagian besar jangkitan kambuh.
Penyakit
herpes dapat menyebabkan rasa nyeri (sakit) yang amat sangat. Rasa sakit ini
harus ditangani dengan baik, dengan memakai analgesik yang cukup untuk
menawarkannya. Apakah Herpes Dapat Dicegah? Penyebaran herpes sulit dicegah.
Hal ini sebagian karena sebenarnya banyak penderita herpes yang tidak tahu
dirinya terinfeksi dan dapat menularkannya. Orang yang tahu dirinya
terinfeksi-pun mungkin tidak mengetahui mereka dapat menularkan infeksi
walaupun mereka tidak mempunyai luka herpes yang terbuka.
Angka
penularan dapat dikurangi dengan penggunaan kondom. Namun kondom tidak dapat
mencegah semua penularan. Infeksi dapat menulari dan ditulari dari daerah
kelamin yang agak luas — lebih luas daripada yang ditutup oleh celana dalam—dan
juga di daerah mulut. Bila orang dengan herpes minum valasiklovir setiap hari,
mereka dapat mengurangi risiko menulari herpes pada orang lain. Para peneliti
sekarang mencari vaksin untuk mencegah HSV. Satu calon vaksin menujukkan hasil
yang baik terhadap HSV-2 pada perempuan, tetapi tidak pada laki-laki. Belum ada
vaksin yang disetujui untuk mencegah infeksi HSV, tetapi penelitian terhadap
vaksin untuk HSV berlanjut terus. EPILOG / GARIS BESAR Herpes simpleks adalah
infeksi virus yang dapat menyebabkan herpes kelamin atau “luka demam” di sekitar
mulut.
Sebagian
besar orang yang terinfeksi tidak mengetahui dirinya terinfeksi. Herpes mudah
menular dari orang ke orang waktu hubungan seks atau hubungan langsung yang
lain dengan daerah infeksi herpes. Herpes dapat menular walaupun luka terbuka
tidak terlihat. Belum ada obat penyembuhan untuk herpes. Sekali kita
terinfeksi, kita tetap terinfeksi, secara terus-menerus. Orang dengan herpes
dapat sekali-kali mengalami jangkitan kulit melepuh yang sakit. Setelah setiap
jangkitan selesai, infeksi sementara menjadi laten atau tidak aktif. Orang
dengan HIV mengalami jangkitan herpers yang lebih sering dan lebih parah.
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Dari
pembahasan di atas maka dapat diambil kesimpulan bahwa virus adalah
mikroorganisme yang merugikan makhluk hidup. Selain merugikan, ternyata virus
juga dapat bermanfaat. Salah satu dampak yang disebabkan oleh virus adalah
herpes. Yang ternyata dapat menyerang makhluk hidup sehingga menyebabkan suatu
penyakit yang cukup serius. Virus herpes ini menyerang pada bagian kulit dengan
secara cepat bila tidak segera ditangani.
B.
Saran
Perlu
dibahas lebih lanjut mengenai virus yang membahayakan bagi makhluk hidup.
DAFTAR PUSTAKA
Drs. irianto koes. 2008. Mikrobiologi
menguak dunia mikroorganisme. Bandung: Cv Yrama Widya
Priadi arif, 2006. Biologi 1. Jakarta:
Yudisthira
http://www.infopenyakit.com
http://www.virus.wikipedia
http://www.id.shvoong.com

Unfortunately there are a lot of AIDS/Herpes denials on Herbal cures still out there. I did research on them after I was tested HIV/Herpes positive I was so worried am I going to die soon. I continue my search again on herbal remedy for Std, then I found lots of testimony on how Dr Itua Herbal Medicine Cured HIV/Aids, Herpes Virus,Copd, Hepatitis, Diabetes, On websites sharing their testimonies, which made much more sense to me. All the authors pronounce Dr Itua As a man with Good Heart, I pick interest in their testimonies and I contact him about my situation then he gave me procedure how it works, I proceed after one week he courier his Herbal Medicine to me and instruct me on how to drink it for two weeks to cure. I receive His Herbal Medicine so I drank it for two weeks as I was told then after 2 days I go for a test I found out I was cured from HIV/Aids & Herpes Virus, I pay homage to him 2 months ago to his country to celebrate with him on his African festival which he told me it usually happens every year. I know there are lots of (HIV)/Aids&Herpes Virus denials of Herbal Remedy movement the same few doctors and they represent a very small faction of the community. I could have died because I refused Natural Herbs Cures for so long, but luckily, by the grace of God I am alive to tell my story. Contact Info...Whatsapp Number...+2348149277967,Email...drituaherbalcenter@gmail.com/My Instagram Username...avat5634 Just in case you need someone to talk with.
BalasHapusLes remèdes naturels contre l'herpès existaient avant que le premier olympien lance un disque ou organise une course. La médecine moderne est entrée comme un héros conquérant et tous les anciens remèdes ont vite été oubliés et balayés sous le tapis. Ce n’est qu’après avoir étudié toutes les possibilités et les combinaisons de remèdes anciens que beaucoup de remèdes naturels sont devenus populaires.J Linda Donna, je suis une patiente souffrant d’herpès depuis deux ans et j’ai pris différentes ordonnances de médicaments ou de médicaments, mais il n’existait aucun remède. est devenu très malade et frustré aussi, jusqu'à ce que mon ami ait vu et lu le témoignage d'une dame de ce blog sur le Dr Akhigbe qui a guéri du sida. Avec ses remèdes à base de plantes, nous l'avons contacté par courrier électronique à drrealakhigbe@gmail.com. Il nous a répondu et nous a dit quoi faire. Il a préparé le médicament à base de plantes et me l'a envoyé par le biais des services de messagerie de Dhl, et m'a expliqué comment je serais en le prenant. Ma surprise râpée arrive à trois semaines, mon herpès est complètement guéri. Frère et soeur Dr Akhigbe remède à base de plantes est très puissant. Je dois le témoigner ici pour que tout le monde puisse avoir l'information ici.Dr Akhigbe soigne aussi des maladies comme ,. DIABÈTE, SLA, VIH-SIDA, CANCER, FIBROÏDE, HERPES, HÉPATITE..Si vous êtes sur place et avez besoin de son aide, veuillez contacter son courrier électronique, drrealakhigbe@gmail.com ou WhatApp HIM ON 2348142454860
BalasHapusIl existe une autre excellente option pour le remède à la maison contre l'herpès. C’est simplement parce que beaucoup d’entre nous ne connaissent pas le bon interlocuteur au bon moment. J'ai eu une douleur mortelle à l'herpès pendant six mois, j'ai essayé différents traitements mais cela ne pouvait pas guérir, un jour mon amie Jane a vu le témoignage d'une dame 'Edith' sur ce blog. Le Dr Akhigbe a guéri son herpès grâce à son traitement à base de plantes qui peut aider à guérir totalement les ampoules et les plaies de l'herpès. Nous lui avons écrit par courrier électronique, drrealakhigbe@gmail.com, il nous a dit qu'il allait nous aider. Il a préparé le médicament et nous l’a envoyé par l’intermédiaire du service de messagerie d’UPS. Il m’a également expliqué comment je prendrais la merdicine aux herbes pendant trois semaines. Mes chers frères et soeurs, le Dr Akhigbe, un remède à base de plantes, est réel et guérit totalement mon herpès. Donc, je dois témoigner de lui, il est un homme bon et je l'appelle papa .. S'il y a quelqu'un qui a besoin de son aide parce que le Dr Akhigbe guérit différentes maladies .. S'il vous plaît contactez-le sur son email ... drrealakhigbe @ gmail. com ou vous pouvez également ce que l'app lui avec ce numéro 2348142454860 Dr Akhigbe est bon homme herboriste à faire confiance ..
BalasHapusAm Richard, I am here to testify about a great herbalist man who cured my wife of breast cancer. His name is Dr Imoloa. My wife went through this pain for 3 years, i almost spent all i had, until i saw some testimonies online on how Dr. Imoloa cure them from their diseases, immediately i contacted him through. then he told me the necessary things to do before he will send the herbal medicine. Wish he did through DHL courier service, And he instructed us on how to apply or drink the medicine for good two weeks. and to greatest surprise before the upper third week my wife was relief from all the pains, Believe me, that was how my wife was cured from breast cancer by this great man. He also have powerful herbal medicine to cure diseases like: Alzheimer's disease, parkinson's disease, vaginal cancer, epilepsy Anxiety Disorders, Autoimmune Disease, Back Pain, Back Sprain, Bipolar Disorder, Brain Tumor, Malignant, Bruxism, Bulimia, Cervical Disc Disease, Cardiovascular Disease, Neoplasms , chronic respiratory disease, mental and behavioral disorder, Cystic Fibrosis, Hypertension, Diabetes, Asthma, Autoimmune inflammatory media arthritis ed. chronic kidney disease, inflammatory joint disease, impotence, alcohol spectrum feta, dysthymic disorder, eczema, tuberculosis, chronic fatigue syndrome, constipation, inflammatory bowel disease, lupus disease, mouth ulcer, mouth cancer, body pain, fever, hepatitis ABC, syphilis, diarrhea, HIV / AIDS, Huntington's disease, back acne, chronic kidney failure, addison's disease, chronic pain, Crohn's pain, cystic fibrosis, fibromyalgia, inflammatory Bowel disease, fungal nail disease, Lyme disease, Celia disease, Lymphoma, Major depression, Malignant melanoma, Mania, Melorheostosis, Meniere's disease, Mucopolysaccharidosis, Multiple sclerosis, Muscular dystrophy, Rheumatoid arthritis. You can reach him Email Via drimolaherbalmademedicine@gmail.com / whatsapp +2347081986098 Website/ www.drimolaherbalmademedicine.wordpress.com
BalasHapusJe suis ici pour témoigner comment j'ai été guéri du VIH, j'ai contacté mon VIH via la lame. Une amie de mon utilisation de la lame pour peler ses ongles et la déposer là où elle l'utilise, donc après qu'elle soit partie, j'ai su ce qui m'est venu, j'ai regardé mes ongles, mes ongles étaient très longs et j'ai pris la lame qu'elle juste utilisé sur ses propres ongles pour couper mes ongles, comme je maintenais mes noms, je me suis blessé par erreur. Je me suis même dérangé à ce sujet, alors quand je suis arrivé à l'hôpital la semaine suivante, alors que j'étais malade, le médecin m'a dit que j'étais séropositif, je me suis demandé d'où je l'ai eu, alors je me suis souvenu comment j'utilisais la lame de mon ami pour couper Je me sens tellement triste dans mon cœur au point que je ne sais même pas quoi faire, alors un jour, je passais par Internet, j'ai rencontré le témoignage d'une femme qui parlait tous de la façon dont elle a été guérie par un médecin appelé DR Imoloa alors j'ai rapidement envoyé un e-mail au médecin et il m'a également répondu et m'a dit les exigences que je vais fournir et que je ferai selon son ordre, il m'a préparé un médicament à base de plantes que j'ai pris. Il m'a dit la semaine suivante que je devrais passer un test, ce que j'ai fait à ma propre surprise, j'ai découvert que j'étais séronégatif. Il a également guéri de toutes sortes de maladies incurables telles que: la maladie de Huntington, l'acné du dos, l'insuffisance rénale chronique, la maladie d'Addison, la maladie chronique, la maladie de Crohn, la fibrose kystique, la fibromyalgie, la maladie inflammatoire de l'intestin, la maladie fongique des ongles, la paralysie, la maladie de Celia, le lymphome , Dépression majeure, mélanome malin, manie, mélorhéostose, maladie de Ménière, mucopolysaccharidose, sclérose en plaques, dystrophie musculaire, polyarthrite rhumatoïde, maladie d'Alzheimer et tant d'autres. Merci à lui encore une fois le grand médecin qui m'a guéri dr. Imoloa afin que vous puissiez également lui envoyer un e-mail via drimolaherbalmademedicine@gmail.com ou Whatsapp lui au +2347081986098. / site Web - http / www.drimolaherbalmademedicine.wordpress.com. Dieu vous bénisse monsieur.
BalasHapus