Halaman

Selasa, 14 Mei 2013

Makalah Virus Herpes



BAB I
PENDAHULUAN


A.       Latar Belakang
Dalam menjalani kehidupan kita tidak terlepas dari yang namanya penyakit. Meskipun sebagian orang menganggap dirinya sehat dan tidak pernah terserang penyakit, tetapi perlu kita ketahui manusia hidup pasti pernah mengalami suatu penyakit. Entah itu penyakit ringan maupun penyakit membahayakan yang disebabkan oleh mikroorganisme yang ada disekitar kita. Salah satunya virus yang merupakan suatu organisme aselular yang tidak memiliki organel. Virus tidak dapat berkembang biak sendiri, ia membutuhkan sel mahluk hidup lain yang akan dijadikan sebagai inangnya. Itulah mengapa suatu mahluk hidup khususnya manusia dapat mengalami suatu penyakit. Virus bukanlah suatu hal yang harus kita takuti, tetapi harus kita perangi. Disamping itu virus juga membawa peranan penting dalam suatu penelitian seperti menggunakan virus sebagai vektor untuk memperkenalkan gen ke dalam sel yang mereka pelajari. Akan tetapi, banyak juga kerugian yang dialami oleh mahluk hidup karena virus; seperti virus menginfeksi semua kehidupan seluler. Meskipun virus terjadi secara universal, masing-masing spesies selular memiliki jangkauan spesifik sendiri yang sering menginfeksi spesies. Virus juga memiliki mekanisme yang berbeda dengan yang mereka hasilkan penyakit pada organisme, yang sebagian besar tergantung pada spesies virus. Dalam hal ini berbagai masalah dan peranan virus cukup banyak didalam konteks kehidupan dan itu semua akan saya bahas di dalam makalah ini.

B.       Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah maka saya akan membahas mengenai virus, diantaranya :
1.        Sejarah virus
2.        Definisi virus
3.        Klasifikasi virus
4.        Peranan virus
5.        Penyakit akibat virus
6.        Struktur virus
7.        Perkembang biakan virus
8.        Dan cara pencegahan
Virus mengandung beberapa peranan yang dapat merugikan dan sedikit menguntungkan bagi ilmuan. Banyak definisi - definisi dari virus, dan penyakit akibat yang ditimbulkan oleh virus, sebenarnya dalam menghadapi perlawanan terhadap virus tidak bisa secara kompleks. Sebab virus adalah mikroorganisme yang tidak bisa di lihat dengan mata telanjang. Jadi disini peranan virus sangat begitu banyak.

C.       Uraian Singkat
Bahwa untuk menangani sebuah virus kita tidak dapat secara mudah untuk melawannya dengan waktu singkat. Namun, kita dapat mencegahnya supaya virus virus tersebut tidak menyerang dan masuk dalam tubuh kita. Ada juga virus yang dapat bermanfaat, tetapi hanya sebagian kecil saja.

D.      Tujuan
1.      Mampu mengetahui dan mengerti peranan virus, baik manfaat atau ancaman.
2.      Mampu mengetahui tentang virus herpes yang meliputi gejala, penularan dan penanganan  adanya virus herpes.

E.       Manfaat
Bisa membedakan klasifikasi dan fungsi dari tiap tiap virus.


BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Virus
Virus adalah parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Virus bersifat parasit obligat, hal tersebut disebabkan karena virus hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup dengan menginvasi dan memanfaatkan sel makhluk hidup karena virus tidak memiliki perlengkapan selular untuk bereproduksi sendiri. Biasanya virus mengandung sejumlah kecil asam nukleat (DNA atau RNA, tetapi tidak kombinasi keduanya) yang diselubungi semacam bahan pelindung yang terdiri atas protein, lipid, glikoprotein, atau kombinasi ketiganya. Genom virus akan diekspresikan menjadi baik protein yang digunakan untuk memuat bahan genetik maupun protein yang dibutuhkan dalam daur hidupnya.

B.     Sejarah Penemuan Virus
Adolf meyer (Jerman) pada tahun 1883 menyelidiki penyakit yang menyebabkan daun tembakau berbintik-bintik kuning. Ia berkesimpulan bahwa penyebabnya adalah organisme yang lebih kecil dari bakteri.
Pada tahun 1893, Dimitri Ivanowsky (Rusia) melakukan penyelidikan yang sama dengan cara menyaring ekstrak dari tumbuhan tembakau yang terkena penyakit dengan menggunakan saringan bakteri. Akan tetapi, begitu hasil saringan disuntikkan ke pohon yang sehat, ternyata pohon tersebut terjangkit penyakit mosaik. Namun demikian, Ivanowsky tetap berkesimpulan bahwa organisme penyebab penyakit tersebut adalah bakteri patogen yang berukuran lebih kecil dari ukuran bakteri biasa dan meghasilkan racun.
Pada tahun 1897, M.W. Beijerinck melakukan penyelidikan lebih lanjut pada daun tembakau. Ia berkesimpulan bahwa organisme penyebab penyakit tersebut berukuran lebih kecil dari bakteri dan hanya berkembang biak di dalam tubuh mahluk hidup.
 Wendell stanley (Amerika Serikat) pada tahun 1935 telah berhasil mengkristalkan organisme patogen dari daun tembakau. Organisme tersebut kemudian diberi nama TMV (tobacco mosaic virus). Ia juga menunjukkan bahwa virus mengandung protein dan asam nukleat.
Virus telah menginfeksi sejak jaman sebelum masehi, hal tersebut terbukti dengan adanya beberapa penemuan-penemuan yaitu laporan mengenai infeksi virus dalam hieroglyph di Memphis, ibu kota Mesir kuno (1400SM) yang menunjukkan adana penyakit poliomyelitis, selain itu, Raja Firaun Ramses V meninggal pada tahun 1196 SM dan dipercaya meninggal karena terserang virus Smallpox.
Pada jaman sebelum masehi, virus endemik yang cukup terkenal adalah virus Smallpox yang menyerang masyarakat cina pada tahun 1000. Akan tetapi pada tahun 1798 , Edward Jenner menemukan bahwa beberapa pemerah susu memiliki kekebalan terhadap virus pox. Hal tersebut diduga karena Virus Pox yang terdapat pada sapi, melindungi manusia dari Pox. Penemuan tersebut yang dipahami kemudian merupakan pelopor penggunaan vaksin.
Pada tahun 1880, Louis Pasteur dan Robert Koch mengemukakan suatu germ theory yaitu bahwa mikroorganisme merupakan penyebab penyakit. Pada saat itu juga terkenal Postulat Koch yang sangat terkenal hingga saat ini yaitu:
1.         Agen penyakit harus ada di dalam setiap kasus penyakit
2.         Agen harus bisa diisolasi dari inang dan bisa ditumbuhkan secara in vitro
3.         Ketika kultur agen muri diinokulasikan ke dalam sel inang sehat yang rentan maka ia bisa menimbulkan penyakit
4.         Agen yang sama bisa di ambil dan diisolasi kembali dari inang yang terinfeksi tersebut

C.    Klasifikasi Virus
Klasifikasi dan penamaan virus telah dirintis sejak 1966 oleh International Commitee on Taxonomy of Viruses (ICTV) dan terpisah dari klasifikasi makhluk hidup. Taksonomi virus terdiri atas empat tingkat, yaitu ordo, famili, genus, dan spesies. Taksonomi adalah ilmu klasifikasi makhluk hidup, mengelompokkannya secara berurut sesuai dengan derajat persamaan dan perbedaan antara mereka, lalu memberinya nama ilmiah.

Berikut contoh klasifikasi virus ebola berdasarkan ICTV:
a.         Ordo : Mononegavirales
b.         Famili : Filoviridae
c.         Genus : Filovirus
d.        Spesies : Ebola virus zaire
Sebagian ahli mengelompokkan virus berdasarkan jenis asam nukleat yang dimilikinya. Berikut adalah pengelompokan virus berdasarkan asam nukleat yang dimilikinya.
image
            Gambar 1. a. Ribovirus
                                    b. Deoksiribovirus

1.         Ribovirus, yaitu virus yang asam nukleatnya berupa
RNA (Gambar (a))
Contoh virus yang termasuk kelompok ribovirus adalah:
1)        virus toga (penyebab demam kuning dan ensefalitis)
2)        virus arena (penyebab meningitis)
3)        virus picorna (penyebab polio)
4)        virus orthomyxo (penyebab influenza)
5)        virus paramyxo (penyebab pes pada ternak);
6)        virus rhabdo (penyebab rabies);
7)        virus hepatitis (penyebab hepatitis pada manusia);
8)        retrovirus (dapat menyebabkan AIDS).

2.      Deoksiribovirus , yaitu virus yang asam nukleatnya berupa DNA (Gambar di atas (b))
Contoh virus jenis deoksiribovirus adalah:
1)        virus herpes (penyebab herpes)
2)        virus pox (penyebab kanker seperti leukemia dan limfoma, ada pula yang menyebabkan AIDS)
3)        virus mozaik (penyebab bercak-bercak pada daun tembakau)
4)        virus papova (penyebab kutil pada manusia/papiloma).
D.    Peranan Virus Dalam Kehidupan Manusia
Pada umumnya, virus dapat menyebabkan penyakit baik pada manusia, hewan, maupun tumbuhan. Selain itu, virus juga memiliki manfaat bagi manusia. Manfaat virus sebagai berikut.
1.         Manfaat Virus bagi Manusia
Salah satu manfaat virus bagi manusia adalah adanya vaksin yang dapat mencegah suatu penyakit. Ilmuwan membuat vaksin dari virus yang dilemahkan atau virus yang tidak aktif. Vaksin berasal dari virus yang dilemahkan. Vaksin tersebut disuntikkan ke tubuh manusia dan menyebabkan tubuh memproduksi antibodi  atau zat lain yang membuat tubuh kebal (tahan) terhadap virus. Vaksin yang dibuat dari virus hidup dibuat oleh ahli virus dengan seleksi yang teliti. Vaksin tersebut merangsang pembentukan sistem kekebalan tubuh dan tidak membahayakan tubuh. Selain itu, virus dapat digunakan untuk membasmi hama secara biologis. Pada waktu yang akan datang, bakteriofage diharapkan dapat dikembangkan menjadi obat untuk membunuh bakteri yang menimbulkan penyakit secara spesifik.

2.      Sifat Merugikan Virus bagi Manusia
Dari uraian sebelumnya, diketahui bahwa kebanyakan virus dapat menimbulkan berbagai jenis penyakit dan dapat menimbulkan herpes. Penyakit yang disebabkan oleh virus dapat juga menimbulkan cacat fisik atau kematian karena banyak yang belum diketahui cara pengobatannya. Selain menyerang manusia, virus juga menyerang tumbuhan dan hewan. Pada gilirannya, dapat memberikan kerugian pada manusia.

E.     Virus yang Menyerang Manusia
Seperti halnya pada hewan, penyakit pada manusia pun banyak yang disebabkan oleh
virus. Penularan oleh virus ini dapat melalui berbagai cara, antara lain melalui udara, kontak badan dan melalui air. Salah satu virus yang penularannya melalui udara yaitu virus herpes.

F.     Virus Herpes
1.        Penyakit herpes
Penyakit herpes adalah radang kulit yang ditandai dengan pembentukan gelembung gelembung berkelompok. Gelembung gelembung ini berisi air pada dasar peradangan. Professor george kinghom, genitourinary, medicine consultant di royal hallamshire hospital mengatakan bahwa semua orang dewasa berpotensi untuk terinfeksi virus herpes, ada yang disertai dengan beberapa gejala dan ada juga tanpa menunjukkan gejala.
Berbicara tentang penyakit herpes tak terlepas dari virus yang merupakan mahluk setengah hidup dan berkembang biak dari bahan bahan sel mahluk hidup lainnya. Untuk menghindari serbuan dari sistem kekebalan tubuh, dia akan masuk keserabut syaraf dan membuat dirinya dalam keadaan tidak aktif. Akibatnya sistem kekebalan tubuh akan suli untuk mendeteksinya.
Meski ada obatnya akan tetapi akan sulit untuk menyembuhkannya karena herpes berpotensi mengalami reaktivasi (kembali membelah). Terdapat beberapa kondisi yang bisa memicu terjadinya reaktivasi herpes diantaranya adalah : stress, kelelahan yang berlebihan dan menstrulasi. Penyakit herpes pun sangat bervariasi. Bila dalam keadaan akut bisa menyebabkan perasaan kulit sangat nyeri dan terbakar atau sebaliknya pasien tidak tahu sama sekali bila dirinya telah terjangkit virus herpes karena dalam beberapa kondisi bersifat silent.
Penyakit herpes simpleks dapat muncul dalam berbagai  cara sehingga cara terbaik untuk memastikan jika seseorang menderita penyakit herpes maka dapat melakukan sebuah test yang test TORCH (Toxoplasma, rubella, cytomegalovirus, dan herpes simpleks tipe 2) atau dengan mendatangi klinik untuk kesehatan sexual dengan melakukan test laboratorium dari sampel darah karena jika seseorang telah terinfeksi dengan mikroorganisme tertentu maka didalam darah akan terdapat antibodi dimana memiliki kemampuan untuk mendeteksi antigen asing yang berasal dari mikroorganisme sehinggan dengan menjalani tes laboratorium tersebut seseorang dapat mengetahui jenis herpes apa yang dialami.

2.        Test Penyakit Herpes
Herpes test dilakukan untuk menemukan virus herpes yang disebut Herpes Simplex Virus (HSV).  HSV 2 ini juga bisa menginfeksi bayi yang baru lahir jika dia dilahirkan secara normal dari ibu penderita herpes. Virus ini juga sesekali muncul di mulut. Dalam kasus yang langka, HSV dapat menimbulkan infeksi di bagian tubuh lainnya seperti di mata dan otak.
Test HSV sebagian besar dilakukan hanya untuk mereka yang menderita HSV-2. Untuk mengetahui apakah luka yang diderita akibat HSV, maka tes yang lain perlu dilakukan. Cara ini adalah cara yang paling populer ditempuh untuk menemukan jenis virus herpes genital.
Tes ini menemukan tanda-tanda pada permukaan sel yang terinfeksi oleh virus herpes.Tes ini dilakukan bersamaan dengan tes kultur jaringan. Tes ini bisa mengungkap perbedaan antara HSV-1 dan HSV-2. Dalam kasus yang langka, herpes ini juga menginfeksi jaringan otak.
Tes antibodi, tes darah dapat menemukan antibodi yang berasal dari sistem kekebalan tubuh untuk menghajar infeksi penyakit herpes. Gejala ini datang dan pergi untuk beberapa waktu. Saat ini FDA sudah meluncurkan obat yang aman digunakan.

3.        Cara Menghindari Penyakit Herpes
Untuk menghindari terjangkitnya penyakit herpes maka sebaiknya anda melakukan beberapa hal berikut:
a.         Menjaga kebersihan organ genetalia atau alat kelamin pria dan wanita
b.         Melakukan vaksinasi/imunisasi. Pada anak sehat usia 1 – 12 tahundiberikan satu kali. Imunisasi dapat diberikan satu kali lagi pada masa pubertas untuk memantapkan kekebalan menjadi 60 persen – 80 persen. Setelah itu, untuk menyempurnakannya, berikan imunisasi sekali lagi saat dewasa. Kekebalan yang didapat ini bisa bertahan sampai 10 tahun
c.         gunakan jarum suntik yang baru jika anda sdang dalam proses yang mengharuskan menggunakan jarum suntik
d.        Hindari kontak langsung dengan penderita PMS
e.         Hindari sex bebas atau bergonta-ganti pasangan

4.        Macam-macam Penyakit Herpes
a.    Bottom of FormPenyakit Cacar (Herpes)
Penyakit Cacar atau yang disebut sebagai 'Herpes' oleh kalangan medis adalah penyakit radang kulit yang ditandai dengan pembentukan gelembung-gelembung berisi air secara berkelompok. Penyakit Cacar atau Herpes ini ada 2 macam golongan, Herpes Genetalis dan Herpes Zoster.
Herpes Genetalis adalah infeksi atau peradangan (gelembung lecet) pada kulit terutama dibagian kelamin (vagina, penis, termasuk dipintu dubur/anus serta pantat dan pangkal paha/selangkangan) yang disebabkan virus herpes simplex (VHS), Sedangkan Herpes Zoster atau dengan nama lain 'shingles' adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh virus varicella-zoster yang menimbulkan gelembung cairan hampir pada bagian seluruh tubuh.
Herpes zoster juga dikatakan penyakit infeksi pada kulit yang merupakan lanjutan dari pada chickenpox (cacar air) karena virus yang menyerang adalah sama, Hanya terdapat perbedaan dengan cacar air. Herpes zoster memiliki ciri cacar gelembung yang lebih besar dan berkelompok pada bagian tertentu di badan, bisa di bagian punggung, dahi atau dada.

a.1.  Cara Penularan Penyakit Cacar (Herpes)
 Secara umum, seluruh jenis penyakit herpes dapat menular melalui kontak langsung. Namun pada herpes zoster, seperti yang terjadi pada penyakit cacar (chickenpox), proses penularan bisa melalui bersin, batuk, pakaian yang tercemar dan sentuhan ke atas gelembung/lepuh yang pecah. Pada penyakit Herpes Genitalis (genetalia), penularan terjadi melalui prilaku sex. Sehingga penyakit Herpes genetalis ini kadang diderita dibagian mulut akibat oral sex. Gejalanya akan timbul dalam masa 7-21 hari setelah seseorang mengalami kontak (terserang) virus varicella-zoster.
Seseorang yang pernah mengalami cacar air dan kemudian sembuh, sebenarnya virus tidak 100% hilang dari dalam tubuhnya, melainkan bersembunyi di dalam sel ganglion dorsalis sistem saraf sensoris penderita. Ketika daya tahan tubuh (Immun) melemah, virus akan kembali menyerang dalam bentuk Herpes zoster dimana gejala yang ditimbulkan sama dengan penyakit cacar air (chickenpox). Bagi seseorang yang belum pernah mengalami cacar air, apabila terserang virus varicella-zoster maka tidak langsung mengalami penyakit herpes zoster akan tetapi mengalami cacar air terlebih dahulu.

a.2. Tanda dan Gejala Penyakit Cacar (Herpes)
Tanda dan gejala yang timbul akibat serangan virus herpes secara umum adalah demam, menggigil, sesak napas, nyeri dipersendian atau pegal di satu bagian rubuh, munculnya bintik kemerahan pada kulit yang akhirnya membentuk sebuah gelembung cair. Keluhan lain yang kadang dirasakan penderita adalah sakit perut.
a.3. Penanganan dan Pengobatan Penyakit Cacar (Herpes)
Pada penderita penyakit cacar hal yang terpenting adalah menjaga gelembung cairan tidak pecah agar tidak meninggalkan bekas dan menjadi jalan masuk bagi kuman lain (infeksi sekunder), antara lain dengan pemberian bedak talek yang membantu melicinkan kulit. Penderita apabila tidak tahan dengan kondisi hawa dingin dianjurkan untuk tidak mandi, karena bisa menimbulkan shock.
Obat-obatan yang diberikan pada penderita penyakit cacar ditujukan untuk mengurangi keluhan gejala yang ada seperti nyeri dan demam, misalnya diberikan paracetamol. Pemberian Acyclovir tablet (Desciclovir, famciclovir, valacyclovir, dan penciclovir) sebagai antiviral bertujuan untuk mengurangi demam, nyeri, komplikasi serta melindungi seseorang dari ketidakmampuan daya tahan tubuh melawan virus herpes. Sebaiknya pemberian obat Acyclovir saat timbulnya rasa nyeri atau rasa panas membakar pada kulit, tidak perlu menunggu munculnya gelembung cairan (blisters).
Pada kondisi serius dimana daya tahan tubuh sesorang sangat lemah, penderita penyakit cacar (herpes) sebaiknya mendapatkan pengobatan terapy infus (IV) Acyclovir. Sebagai upaya pencegahan sebaiknya seseorang mendapatkan imunisasi vaksin varisela zoster. Pada anak sehat usia 1 - 12 tahun diberikan satu kali. Imunasasi dapat diberikan satu kali lagi pada masa pubertas untuk memantapkan kekebalan menjadi 60% - 80%. Setelah itu, untuk menyempurnakannya, berikan imunisasi sekali lagi saat dewasa. Kekebalan yang didapat ini bisa bertahan sampai 10 tahun.

b.    Herpes Mulut
Infeksi Herpes Mulut Primer (Gingivostomatitis Herpetik Primer, Herpes Labialis) adalah suatu infeksi awal oleh virus herpes simpleks yang dengan segera bisa menyebabkan terbentuknya luka yang terasa nyeri di gusi dan bagian mulut lainnya. Herpes Sekunder (Herpes Labialis Berulang) adalah suatu reaktivasi (pengaktivan kembali) virus lokal yang menyebabkan terbentuknya cold sore (luka di dekat mulut akibat demam). Ini semua karena disebabkan oleh virus herpes simpleks.

b.1. Gejala Herpes Mulut
Secara khusus, seorang bayi mendapatkan virus herpes simpleks dari orang dewasa yang memiliki cold sore. Infeksi awal pada bayi ini (herpes primer) menyebabkan peradangan gusi biasa dan sakit mulut yang luar biasa. Bisa terjadi demam, pembengkakan kelenjar getah bening di leher dan tidak enak badan; sehingga anak menjadi rewel.
Sebagian besar kasus bersifat ringan dan menghilang dengan sendirinya. Orang tua seringkali menduganya sebagai akibat dari pertumbuhan gigi atau penyakit lainnya.
Dalam 2-3 hari, timbul lepuhan yang sangat kecil (vesikel) di mulut. Vesikel ini mungkin tidak disadari karena mereka segera pecah dan meninggalkan luka terbuka di mulut. Rasa sakit dirasakan di seluruh mulut, terutama gusi. Seminggu kemudian anak akan membaik, tetapi virus herpes simpleks tetap berada dalam tubuhnya, dan infeksi sering berulang di kemudian hari (herpes sekunder). Infeksi awal menyebabkan sakit yang menyebar di mulut, tetapi infeksi ulangan biasanya menyebabkan timbulnya cold sore (fever blister, lepuhan yang timbul karena demam). Infeksi ulangan biasanya dipicu oleh:
Ø Sengatan matahari pada bibir
Ø Demam
Ø Cuaca dingin
Ø Alergi makanan
Ø Cedera di mulut
Ø Pengobatan gigi
Ø Kecemasan
1-2 hari sebelum timbulnya lepuhan, penderita merasakan kesemutan atau rasa tidak nyaman (gejala prodroma) pada daerah dimana lepuhan akan muncul. Perasaan ini sulit untuk diungkapkan, tetapi mudah dikenali pada seseorang yang sebelumnya menderita herpes.
Luka terbuka bisa timbul di bibir bagian luar dan kemudian terbentuk keropeng. Di dalam mulut, luka ini paling sering ditemukan di langit-langit (palatum). Luka di mulut berawal sebagai lepuhan-lepuhan kecil yang dengan segera akan bergabung dan membentuk luka merah yang menimbulkan nyeri.
Pada sebagian besar penderita, infeksi ulangan dari herpes simpleks labialis mungkin hanya menimbulkan sedikit gangguan nyeri, tetapi hal ini bisa berakibat fatal pada:
Ø Penderita kelainan sistem kekebalan (misalnya AIDS)
Ø Penderita yang menjalani kemoterapi
Ø Penderita yang menjalani terapi penyinaran
Ø Penderita yang menjalani pencangkokan sumsum tulang.
Pada orang-orang tersebut, luka terbuka di mulut yang berukuran besar bisa mengganggu makan dan penyebaran virus ke otak bisa berakibat fatal.

b.2. Diagnosa Herpes Mulut
Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan fisik dan hasil biakan dari luka. Pemeriksaan fisik juga bisa menunjukkan adanya pembesaran kelenjar getah bening di leher atau selangkangan. Tes Tzanck atau biakan virus dari luka di kulit bisa menunjukkan adanya virus herpes.

b.3. Pengobatan Herpes Mulut
Tujuan pengobatan pada herpes primer adalah untuk mengurangi rasa sakit, sehingga penderita bisa tidur, makan dan minum secara normal. Rasa nyeri bisa menyebabkan anak tidak mau makan dan tidak mau minum; bila disertai demam, hal ini bisa dengan segera menyebabkan dehidrasi (kekurangan cairan tubuh). Karena itu anak yang sakit harus minum cairan sebanyak mungkin.
Untuk mengurangi nyeri pada penderita dewasa atau anak yang lebih besar, bisa digunakan obat kumur anestetik (misalnya lidokain). Atau bisa juga digunakan obat kumur yang mengandung baking soda. Pengobatan pada herpes sekunder akan efektif bila dilakukan sebelum munculnya luka, yaitu segera setelah penderita mengalami gejala prodroma. Mengkonsumsi vitamin C selama masa prodroma bisa mempercepat hilangnya cold sore.
Melindungi bibir dari sinar matahari secara kangsung dengan menggunakan topi lebar atau dengan mengoleskan balsam bibir yang mengandung tabir surya, bisa mengurangi kemungkinan timbulnya cold sore. Sebaiknya penderita juga menghindari kegiatan dan makanan yang bisa memicu terjadinya infeksi ulangan. Penderita yang sering mengalami infeksi ulangan bisa mengkonsumsi lisin.
Salep asiklovir bisa mengurangi beratnya serangan dan menghilangkan cold sore lebih cepat. Balsam bibir seperti jelly petroleum dapat menghindari bibir pecah-pecah dan mengurangi resiko tersebarnya virus ke daerah di sekitarnya.
Untuk mencegah terjadinya infeksi oleh bakteri, maka antibiotik diberikan kepada penderita dewasa yang memiliki luka hebat. Untuk kasus-kasus yang berat dan untuk penderita yang memiliki kelainan sistem kekebalan, bisa diberikan kapsul asiklovir.Kortikosteroid tidak digunakan untuk mengobati herpes simpleks karena bisa menyebabkan perluasan infeksi.

b.4. Pencegahan Herpes Mulut
Tindakan berikut bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya herpes labialis:
a)        Menghindari kontak langsung dengan cold sore atau luka herpes lainnya.
b)        Memperkecil kemungkinan terjadinya penularan secara tidak langsung dengan cara mencuci benda-benda yang telah digunakan oleh penderita dengan air panas (lebih baik direbus)
c)        Tidak memakai benda bersama-sama dengan penderita herpes, terutama ketika lukanya sedang aktif
d)       Menghindari faktor pencetus (misalnya sinar matahari).

c.    Herpes Kelamin
Herpes kelamin adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh virud herpes simpleks, herpes virus hominis, ada dua macam galur virus ini yang berkerabat dekat, dinamakan tipe 1 dan tipe 2. Tipe 1 dikenal sebagai penyebab lepuh demam dibibir. Tipe 2 menyerang alat kelamin.
Infeksi kelamin oleh herpes yang pertama atau primer ditularkan lewat hubungan kelamin. Setelah masa inkubasi selama 10 hari sampai 20 hari, situs yang terserang terasa gatal atau panas dan terbentuklah lepuh. Lepuh ini terdapat pada batang pelir, bibir, alat kelamin wanita, vagina, dan bagian-bagian kontak lainnya. Lepuh itu segera pecah dan meninggalkan borok dangkal yang terasa pedih. Sindrom klinisnya meliputi demam dan infeksi tubuh umum lainnya. Lepuh biasanya sembuh sendiri dalam waktu 10 sampai 14 hari.
Walaupun demikian, gejala-gejala herpes kelamin primer dapat kambuh kembali tanpa adanya hubungan kelamin, frekuensi kambuhnya infeksi herpes berfariasi untuk periode waktu tak tentu, infeksi ini cenderung lebih melumpuhkan dibandingkan dengan infeksi primer.
Komplikasi herpes kelamin yang paling berbahaya ialah infeksi pada bayi yang baru lahir selama proses persalinan. Pada umunya infeksi pada bayi sangat berbahaya dan bahkan dapat mematikan. Adapun yang bertahan hidup mungkin hanya menderita kerusakan pada sistem saraf pusat atau mata. Jika seorang ibu menderita herpes kelamin pada waktu melahirkan, pembedahan perut untuk melahirkan anaknya dapat mempengaruhi kemungkinan infeksi neonatal.
Telah dipertunjukkan adanya hubungan antara infeksi herpes kelamin dan kanker leher rahim, walaupun belum dibuktikan bahwa kanker itu disebabkan oleh virus herpes. Telah diperkirakan bahwa ada 300.000 kasus baru herpes kelamin setiap tahunnya diamerika serikat.



Penyakit Herpes Pada Kelamin gejalanya ditandai munculnya gelembung kecil berisi air, berkelompok,nyeri, dan pegal. Penyebabnya adalah virus.
Ada 2 macam herpes :
1.      Herpes zoster, penyebabnya virus varisela zaoster. Virus ini dikenal sebagai
penyebab cacar air. Lokasi herpes jenis ini pada bagian tubuh tertentu dan
Sebelah saja. Dapat timbul pada kelamin, yang disebabkan penderita pernah terkena cacar air sebelumnya.
2.   Herpes simplek, disebabkan virus simplek, kalau tanpa mendapat pengobatan
biasanya menjadi sering
kambuh kambuhan. Timbul bisanya pada kondisi tubuh lemah akibat stres
emosi, kelelahan, kurang tidur, kurang makanan bergizi.
Semua penyekit herpes bersifat menular. Untuk herpes pada kelamin
penularannya terutama melalui hubungan seksual, dan bisa dengan sentuhan
atau air di wc yang mengandung virus. Oleh karena itu apabila ke wc terutama
wc umum siram sampai bersih baru digunakan.
Penderita herpes dalam kondisi hamil, apabila terjadi pada awal masa
kehamilan ( sebelum 4 bulan ) maka kemungkinan bayi yang dikandung akan
mengalami cacat atau keguguran, sedang penyakit herpes yang diketahui
munculnya pada saat menjelang kelahiran, kemungkinan dapat menular pada
bayi yang dilahirkan.
Penyakit herpes begitu muncul harus segera dikonsultasikan kepada dokter dan minum obat yang diberikan sebelum 36 jam sejak munculnya gelembung yang pertama.  Pengobatan yang dilakukan setelah 36 jam sejak timbulnya gelembung pertama tidak akan efektif, karena virus sudah tidak berada dalam darah, tetapi sdudah bersembunyi  dalam sel kulit, dan tidak terjangkau efek obat. Penderita herpes disarankan :
1.      Tidak melakukan hubungan suami isteri saat sedang terkena atau kambuh
herpes.
2.      Agar tidak kambuh harus mencegah stres emosional. fisik, jangan kelelahan.
3.      olah raga teratur dan istirahat yang cukup.

5.        Obat Tradisional Untuk Penyakit Herpes
Obat tradisional tersebut ada di sekitar kita. Gratis dan sangat mudah diperoleh, Obat penyakit herpes tradisional bernama daun sangjo.
                                     Daun Sangjo Obat Penyakit Herpes
                                        Gambar 2. Daun Sangjo Obat Penyakit Herpes
Penggunaannya tumbuk saja daun sangjo sampai halus kemudian oleskan pada bagian yang terserang herpes.

6.        Perawatan dan Obat Modern
Bagaimana Herpes Diobati? Perawatan setempat untuk herpes zoster sebaiknya termasuk membersihkan lukanya dengan air garam dan menjaganya tetap kering. Gentian violet dapat dioleskan pada luka. Pengobatan baku untuk herpes simpleks adalah asiklovir dalam bentuk pil dua kali sehari. Ada versi asiklovir lain dengan nama valasiklovir. Valasiklovir dapat diminum sekali sehari, tetapi harganya jauh lebih mahal dibandingkan asiklovir.
Obat baru sedang di uji coba. Uji coba fase II terhadap ME609 dari Medivir untuk herpes mulut hampir selesai. PCL016 dari Novactyl untuk herpes oral dan kelamin sedang dalam uji coba fase II. Obat ini tidak benar bisa menyembuhkan infeks herpes simpleks  hanya sedikit virus dapat diberantas dari tubuh kita oleh obat. Namun obat ini dapat mengurangi lama dan parahnya jangkitan yang terjadi. Dokter mungkin meresepkan terapi “maintenance” terapi antiherpes harian untuk orang dengan HIV yang mengalami HSV kambuhan. Terapi ini dapat mencegah sebagian besar jangkitan kambuh.
Penyakit herpes dapat menyebabkan rasa nyeri (sakit) yang amat sangat. Rasa sakit ini harus ditangani dengan baik, dengan memakai analgesik yang cukup untuk menawarkannya. Apakah Herpes Dapat Dicegah? Penyebaran herpes sulit dicegah. Hal ini sebagian karena sebenarnya banyak penderita herpes yang tidak tahu dirinya terinfeksi dan dapat menularkannya. Orang yang tahu dirinya terinfeksi-pun mungkin tidak mengetahui mereka dapat menularkan infeksi walaupun mereka tidak mempunyai luka herpes yang terbuka.
Angka penularan dapat dikurangi dengan penggunaan kondom. Namun kondom tidak dapat mencegah semua penularan. Infeksi dapat menulari dan ditulari dari daerah kelamin yang agak luas — lebih luas daripada yang ditutup oleh celana dalam—dan juga di daerah mulut. Bila orang dengan herpes minum valasiklovir setiap hari, mereka dapat mengurangi risiko menulari herpes pada orang lain. Para peneliti sekarang mencari vaksin untuk mencegah HSV. Satu calon vaksin menujukkan hasil yang baik terhadap HSV-2 pada perempuan, tetapi tidak pada laki-laki. Belum ada vaksin yang disetujui untuk mencegah infeksi HSV, tetapi penelitian terhadap vaksin untuk HSV berlanjut terus. EPILOG / GARIS BESAR Herpes simpleks adalah infeksi virus yang dapat menyebabkan herpes kelamin atau “luka demam” di sekitar mulut.
Sebagian besar orang yang terinfeksi tidak mengetahui dirinya terinfeksi. Herpes mudah menular dari orang ke orang waktu hubungan seks atau hubungan langsung yang lain dengan daerah infeksi herpes. Herpes dapat menular walaupun luka terbuka tidak terlihat. Belum ada obat penyembuhan untuk herpes. Sekali kita terinfeksi, kita tetap terinfeksi, secara terus-menerus. Orang dengan herpes dapat sekali-kali mengalami jangkitan kulit melepuh yang sakit. Setelah setiap jangkitan selesai, infeksi sementara menjadi laten atau tidak aktif. Orang dengan HIV mengalami jangkitan herpers yang lebih sering dan lebih parah.


BAB III
PENUTUP

A.      Kesimpulan
Dari pembahasan di atas maka dapat diambil kesimpulan bahwa virus adalah mikroorganisme yang merugikan makhluk hidup. Selain merugikan, ternyata virus juga dapat bermanfaat. Salah satu dampak yang disebabkan oleh virus adalah herpes. Yang ternyata dapat menyerang makhluk hidup sehingga menyebabkan suatu penyakit yang cukup serius. Virus herpes ini menyerang pada bagian kulit dengan secara cepat bila tidak segera ditangani.

B.       Saran
Perlu dibahas lebih lanjut mengenai virus yang membahayakan bagi makhluk hidup.


DAFTAR PUSTAKA
  
Drs. irianto koes. 2008. Mikrobiologi menguak dunia mikroorganisme. Bandung: Cv Yrama Widya
Priadi arif, 2006. Biologi 1. Jakarta: Yudisthira
http://www.infopenyakit.com
http://www.virus.wikipedia
http://www.id.shvoong.com





5 komentar:

  1. Unfortunately there are a lot of AIDS/Herpes denials on Herbal cures still out there. I did research on them after I was tested HIV/Herpes positive I was so worried am I going to die soon. I continue my search again on herbal remedy for Std, then I found lots of testimony on how Dr Itua Herbal Medicine Cured HIV/Aids, Herpes Virus,Copd, Hepatitis, Diabetes, On websites sharing their testimonies, which made much more sense to me. All the authors pronounce Dr Itua As a man with Good Heart, I pick interest in their testimonies and I contact him about my situation then he gave me procedure how it works, I proceed after one week he courier his Herbal Medicine to me and instruct me on how to drink it for two weeks to cure. I receive His Herbal Medicine so I drank it for two weeks as I was told then after 2 days I go for a test I found out I was cured from HIV/Aids & Herpes Virus, I pay homage to him 2 months ago to his country to celebrate with him on his African festival which he told me it usually happens every year. I know there are lots of (HIV)/Aids&Herpes Virus denials of Herbal Remedy movement the same few doctors and they represent a very small faction of the community. I could have died because I refused Natural Herbs Cures for so long, but luckily, by the grace of God I am alive to tell my story. Contact Info...Whatsapp Number...+2348149277967,Email...drituaherbalcenter@gmail.com/My Instagram Username...avat5634 Just in case you need someone to talk with.

    BalasHapus
  2. Les remèdes naturels contre l'herpès existaient avant que le premier olympien lance un disque ou organise une course. La médecine moderne est entrée comme un héros conquérant et tous les anciens remèdes ont vite été oubliés et balayés sous le tapis. Ce n’est qu’après avoir étudié toutes les possibilités et les combinaisons de remèdes anciens que beaucoup de remèdes naturels sont devenus populaires.J Linda Donna, je suis une patiente souffrant d’herpès depuis deux ans et j’ai pris différentes ordonnances de médicaments ou de médicaments, mais il n’existait aucun remède. est devenu très malade et frustré aussi, jusqu'à ce que mon ami ait vu et lu le témoignage d'une dame de ce blog sur le Dr Akhigbe qui a guéri du sida. Avec ses remèdes à base de plantes, nous l'avons contacté par courrier électronique à drrealakhigbe@gmail.com. Il nous a répondu et nous a dit quoi faire. Il a préparé le médicament à base de plantes et me l'a envoyé par le biais des services de messagerie de Dhl, et m'a expliqué comment je serais en le prenant. Ma surprise râpée arrive à trois semaines, mon herpès est complètement guéri. Frère et soeur Dr Akhigbe remède à base de plantes est très puissant. Je dois le témoigner ici pour que tout le monde puisse avoir l'information ici.Dr Akhigbe soigne aussi des maladies comme ,. DIABÈTE, SLA, VIH-SIDA, CANCER, FIBROÏDE, HERPES, HÉPATITE..Si vous êtes sur place et avez besoin de son aide, veuillez contacter son courrier électronique, drrealakhigbe@gmail.com ou WhatApp HIM ON 2348142454860

    BalasHapus
  3. Il existe une autre excellente option pour le remède à la maison contre l'herpès. C’est simplement parce que beaucoup d’entre nous ne connaissent pas le bon interlocuteur au bon moment. J'ai eu une douleur mortelle à l'herpès pendant six mois, j'ai essayé différents traitements mais cela ne pouvait pas guérir, un jour mon amie Jane a vu le témoignage d'une dame 'Edith' sur ce blog. Le Dr Akhigbe a guéri son herpès grâce à son traitement à base de plantes qui peut aider à guérir totalement les ampoules et les plaies de l'herpès. Nous lui avons écrit par courrier électronique, drrealakhigbe@gmail.com, il nous a dit qu'il allait nous aider. Il a préparé le médicament et nous l’a envoyé par l’intermédiaire du service de messagerie d’UPS. Il m’a également expliqué comment je prendrais la merdicine aux herbes pendant trois semaines. Mes chers frères et soeurs, le Dr Akhigbe, un remède à base de plantes, est réel et guérit totalement mon herpès. Donc, je dois témoigner de lui, il est un homme bon et je l'appelle papa .. S'il y a quelqu'un qui a besoin de son aide parce que le Dr Akhigbe guérit différentes maladies .. S'il vous plaît contactez-le sur son email ... drrealakhigbe @ gmail. com ou vous pouvez également ce que l'app lui avec ce numéro 2348142454860 Dr Akhigbe est bon homme herboriste à faire confiance ..

    BalasHapus
  4. Am Richard, I am here to testify about a great herbalist  man who cured my wife of breast cancer. His name is Dr Imoloa. My wife went through this pain for 3 years, i almost spent all i had, until i saw some testimonies online on how Dr. Imoloa cure them from their diseases, immediately i contacted him through. then he told me the necessary things to do before he will send  the herbal medicine. Wish he did through DHL courier service, And he instructed us on how to apply or drink the medicine for good two weeks. and to greatest surprise before the upper third week my wife was relief from all the pains, Believe me, that was how my wife was cured from breast cancer by this great man. He also have powerful herbal medicine to cure diseases like: Alzheimer's disease, parkinson's disease, vaginal cancer, epilepsy Anxiety Disorders, Autoimmune Disease, Back Pain, Back Sprain, Bipolar Disorder, Brain Tumor, Malignant, Bruxism, Bulimia, Cervical Disc Disease, Cardiovascular Disease, Neoplasms , chronic respiratory disease, mental and behavioral disorder, Cystic Fibrosis, Hypertension, Diabetes, Asthma, Autoimmune inflammatory media arthritis ed. chronic kidney disease, inflammatory joint disease, impotence, alcohol spectrum feta, dysthymic disorder, eczema, tuberculosis, chronic fatigue syndrome, constipation, inflammatory bowel disease, lupus disease, mouth ulcer, mouth cancer, body pain, fever, hepatitis ABC, syphilis, diarrhea, HIV / AIDS, Huntington's disease, back acne, chronic kidney failure, addison's disease, chronic pain, Crohn's pain, cystic fibrosis, fibromyalgia, inflammatory Bowel disease, fungal nail disease, Lyme disease, Celia disease, Lymphoma, Major depression, Malignant melanoma, Mania, Melorheostosis, Meniere's disease, Mucopolysaccharidosis, Multiple sclerosis, Muscular dystrophy, Rheumatoid arthritis. You can reach him Email Via drimolaherbalmademedicine@gmail.com / whatsapp +2347081986098    Website/ www.drimolaherbalmademedicine.wordpress.com

    BalasHapus
  5. Je suis ici pour témoigner comment j'ai été guéri du VIH, j'ai contacté mon VIH via la lame. Une amie de mon utilisation de la lame pour peler ses ongles et la déposer là où elle l'utilise, donc après qu'elle soit partie, j'ai su ce qui m'est venu, j'ai regardé mes ongles, mes ongles étaient très longs et j'ai pris la lame qu'elle juste utilisé sur ses propres ongles pour couper mes ongles, comme je maintenais mes noms, je me suis blessé par erreur. Je me suis même dérangé à ce sujet, alors quand je suis arrivé à l'hôpital la semaine suivante, alors que j'étais malade, le médecin m'a dit que j'étais séropositif, je me suis demandé d'où je l'ai eu, alors je me suis souvenu comment j'utilisais la lame de mon ami pour couper Je me sens tellement triste dans mon cœur au point que je ne sais même pas quoi faire, alors un jour, je passais par Internet, j'ai rencontré le témoignage d'une femme qui parlait tous de la façon dont elle a été guérie par un médecin appelé DR Imoloa alors j'ai rapidement envoyé un e-mail au médecin et il m'a également répondu et m'a dit les exigences que je vais fournir et que je ferai selon son ordre, il m'a préparé un médicament à base de plantes que j'ai pris. Il m'a dit la semaine suivante que je devrais passer un test, ce que j'ai fait à ma propre surprise, j'ai découvert que j'étais séronégatif. Il a également guéri de toutes sortes de maladies incurables telles que: la maladie de Huntington, l'acné du dos, l'insuffisance rénale chronique, la maladie d'Addison, la maladie chronique, la maladie de Crohn, la fibrose kystique, la fibromyalgie, la maladie inflammatoire de l'intestin, la maladie fongique des ongles, la paralysie, la maladie de Celia, le lymphome , Dépression majeure, mélanome malin, manie, mélorhéostose, maladie de Ménière, mucopolysaccharidose, sclérose en plaques, dystrophie musculaire, polyarthrite rhumatoïde, maladie d'Alzheimer et tant d'autres. Merci à lui encore une fois le grand médecin qui m'a guéri dr. Imoloa afin que vous puissiez également lui envoyer un e-mail via drimolaherbalmademedicine@gmail.com ou Whatsapp lui au +2347081986098. / site Web - http / www.drimolaherbalmademedicine.wordpress.com. Dieu vous bénisse monsieur.

    BalasHapus